Senin, 24 Februari 2014



Peta adalah gambaran sebagian permukaan bumi di atas bidang datar (kertas) dengan skala tertentu, misalnya 1 : 10.000. Peta tidak bisa mengambarkan seluruh objek yang ada dipermukaan bumi, semakin besar skala semakin sedikit area/objek yang dapat digambarkan tetapi informasinya semakin detil, sebaliknya semakin kecil skala semakin banyak area/objek yang dapat digambarkan tetapi informasinya semakin kurang detil, misalnya perumahan digambarkan dalam bentuk blok pemukiman.
Ada beberapa macam tipe peta yang berbeda seperti, peta dasar rupabumi (topografi), Peta Tematik (peta jalan, peta geologi, peta jalur pipa dan sebagainya).
Peta adalah media komunikasi karena dapat memberikan informasi spasial suatu daerah hanya di atas kertas. Mengerti  bagaimana menggunakan peta merupakan kemampuan/kecakapan yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu peta dengan edisi yang berbeda dapat memberikan informasi bagaimana suatu daerah tumbuh berkembang.
Peta Rupabumi Indonesia mempunyai informasi garis kontur untuk memperlihatkan bentuk tiga dimensi permukaan bumi, selain itu bentuk-bentuk lain dari permukaan bumi digambarkan dengan simbol, warna, garis dan sebagianya sehingga dapat dipahami oleh pengguna peta.
Macam-macam peta berdasarkan klasifikasinya adalah sebagai berikut :
·         Skala : Besar, Sedang, Kecil
·         Fungsi : Peta Dasar, Peta Tematik
·         Tujuan : Perencanaan, Legal.
·         Jenis : Peta Garis, Peta Foto.
Permukaan bumi adalah bidang lengkung (bumi menyerupai bola), maka tidak mungkin membuat peta permukaan bumi tanpa distorsi (peubahan bentuk). Ada beberapa syarat dalam pembuatan peta. Mempunyai sistem koordinat, yaitu terdapat hubungan antara satu informasi dipermukaan bumi dengan posisinya,.
Mempunyai sistem proyeksi, yaitu transformasi dari bidang lengkung (permukaan bumi) ke bidang datar (peta).
Mempunyai skala, tidak semua informasi dapat digambarkan dalam peta, maka ada generalisasi, reduksi dan penonjolan
Mempunyai deklinasi magnit, setiap daerah dipermukaan bumi mempunyai deklinasi magnit yang berbeda. Simbolisasi dan Warna untuk memudahkan dalam membaca dan memahami informasi peta.
         Peta Dasar Rupabumi Indonesia mempunyai informasi yang penting dan diletakkan pada tepi peta. Informasi tersebut selalu sama tetapi juga dapat bervariasi untuk edisi peta yang berbeda dan skala peta yang berbeda.
          Informasi tepi peta di atas dan deskripsi di bawah ini digunakan pada peta dasar rupabumi skala 1 : 10.000, skala 1 : 25.000, skala 1 : 50.000 dan skala 1 : 250.000.
a
Judul dan Nomor Lembar Peta, biasanya nama yang digunakan adalah nama kota atau daerah yang penting dan bisanya terletak di tengah-tengah peta.
b
Petunjuk letak peta dan diagram lokasi.
c
Sistem Peta yang digunakan, Proyeksi, sistem grid, datum geodesi dan satuan
d
Penerbit dan Pembuat Peta
e
Keterangan (Legenda dan Simbol) Peta
f
Riwayat Peta
g
Petunjuk transformasi koordinat peta (koordinat Geografi ke UTM dan dari UTM ke Geografi)
h
Pembagian daerah Administrasi
i
Selang Kontur, Skala Numerik dan Skala Grafis
j
Diagram dan keterangan yang menunjukan deviasi antara Utara Geografi dan Utara Grid, dan deviasi antara Utara Grid dan Utara Magnet di pusat lembar peta. (Deklinasi Magnit)

Gambar
Peta 1 : 10000

Gambar
Peta 1 : 25000
Gambar
Peta 1 : 50000
http://pag.bgl.esdm.go.id/database-peta/sites/default/files/Peta%20hidrogeologi%20skala%20250.000%20lembar%20Ternate%20dan%20Weda1.jpg?1386317824
Gambar
Peta 1 : 250000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar